Sabtu, 03 Desember 2011

Nasihat Lukman Pada Anaknya (Part.1)

Salah satu kisah teladan yang diangkat dalam Al Quran adalah kisal Lukmanul Hakim. Lukmanul Hakim sangat popular dalam dunia Islam karena nasihat-nasihatnya yang penuh hikmah. Nasihat Lukmanul Hakim merupakan bentuk pendidikan seorang Bapak kepada anaknya serta wujud kasih sayang agar kelak anaknya tidak berbuat hal-hal yang akan merugikan dirinya sendiri.

Tentang asal-usul Luqman, ada beda pendapat di antara para ulama. Ibnu Abbas menyatakan bahwa Luqman adalah seorang tukang kayu dari Habsyi. Riwayat lain menyebutkan, ia bertubuh pendek dan berhidung mancung dari Nubah, dan ada yang berpendapat dia berasal dari Sudan. Dan, ada pula yang berpendapat Luqman adalah seorang hakim di zaman Nabi Daud AS.

Nasihat Pertama yang diberikan Lukman kepada anaknya adalah larangan mempersekutukan Allah
"Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, "Wahai anakku! Janganlah Engkau Mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar."

Mempersekutukan Allah yaitu Syirik merupakan dosa besar yang tidak akan diampuni Allah SWT, kecuali ia bertobat dan meninggalkan perbuatannya. Inilah pelajaran pertama dan utama yang sebaiknya diberikan kepada anak-anak kita, yaitu mengenai Tauhid. Bahwa sesungguhnya hanya Allah sajalah yang berhak untuk disembah, Dia Allah yang maha penolong, hanya kepada-Nyalah segala urusan diserahkan, rasa takut, berharap hanya layak ditujukan kepada Allah SWT.

Nasihat dan pendidikan kepada Anak sebaiknya tidak hanya disampaikan dalam bentuk lisan, tetapi langsung dengan perbuatan yang dapat dijadikan contoh dan teladan oleh anak, karena umumnya anak-anak terutama pada usia balita meniru apa yang diperbuat oleh orang tua dan orang-orang terdekatnya.

Sekarang ini tanpa kita sadari, banyak tayangan TV atau pun lingkungan sekitar yang menjauhkan dari Tauhid. Film-film untuk anak-anak banyak didominasi film barat dengan cerita superhero yang mengisahkan manusia super dan dapat menolong manusia. Atau tidak jarang tayangan infotainment yang mengaitkan berbagai peristiwa dengan hal-hal yang berbau syirik.

Berikanlah pemahaman kepada anak-anak bahwa Allahlah yang berkuasa atas segala hal di dunia ini. Tidak ada satu pun kejadian yang terjadi tanpa kehendak Allah. Ceritakanlah tentang kebesaran Allah dalam menciptakan Matahari yang terbit setiap pagi hingga petang, dan bulan yang muncul di malam hari. Serta ceritakanlah tentang tumbuhan dan binatang yang juga diciptakan Allah. Semut yang berjalan beriringan, rumput yang tumbuh dan lain-lain.

Tanamkanlah dalam diri anak kecintaan kepada Allah, menyembah dan memohon pertolongan hanya pada Allah.(wn) 

0 komentar:

Posting Komentar

    Blogger news

    Blogroll

    About